Trah Eyang Reso Sentono

Keluarga Carikem

Keluarga Besar Trah Eyang Reso Sentono

Merupakan sebuah trah yang terbentuk dari 6 keluarga besar. Berawal dari Karangmojo dan tersebar ke beberapa wilayah Indonesia.

  • Kalurahan Karangmojo
  • trahresosentono@gmail.com
  • trahresosentono.web.id
  • Group WhatsApp - ResoSentono
Me

Silsilah Keluarga

Trah Eyang Reso Sentono Karangmojo

Anak 6 orang
Putu/Cucu 70 orang
Buyut/Cicit 45 orang
Canggah 15 orang
Wareng 60 orang

Carikem

Klik "Carikem" untuk mengetahui silsilah Keluarga Eyang Carikem.

Soma Sentono

Klik "Soma Sentono" untuk mengetahui silsilah Keluarga Eyang Soma Sentono.

Prawito

Klik "Prawito" untuk mengetahui silsilah Keluarga Eyang Prawito.

Ngadirah (Marjono)

Klik "Ngadirah (Marjono)" untuk mengetahui silsilah Keluarga Ngadirah (Marjono).

Senen (Ponco Taruno)

Klik "Senen (Ponco Taruno)" untuk mengetahui silsilah Keluarga Eyang Senen (Ponco Taruno).

Sariyem (Pawiro Sukarni)

Klik "Sariyem (Pawiro Sukarni)" untuk mengetahui silsilah Keluarga Eyang Sariyem (Pawiro Sukarni)

Showing posts with label Dokumentasi. Show all posts
Showing posts with label Dokumentasi. Show all posts
  • Arisan Trah Eyang Reso Sentono : Idul Fitri 1446 H/2025


    Yang punya dokumentasi Idul Fitri 1446 H/2025
    bisa japri ke : Boing (087839193029)

  • Arisan Trah, Cara Ampuh Mengenal Saudara Satu Silsilah


    Trah adalah sekelompok insan yang saling memiliki hubungan kekerabatan satu-sama lain. Trah keluarga sebagai ajang  menjalin silaturahmi sangatlah tepat jika terus dilestarikan, hubungan kekeluargaan jangan sampai putus karena anggota keluarga tidak memahami silsilah keluarga.
    Menurut keterangan  salah satu warga dusun Plumbungan sekaligus salah satu pengurus Trah Mbah Reso Sentono, Siswanto, trah ini dibentuk dengan tujuan  menjalin silaturahmi antar anggota  keluarga agar tidak putus persaudaraan .
    "Tujuan dibentuknya trah ini adalah untuk menjalin tali silaturahmi atau dalam bahasa jawa kerap  disebut "nglumpukne balung pisan ben ora kepatèn obor" yang artinya setiap siapapun yang masih terhubung dalam trah dianggap sebagai bagian dari balung atau tulang  bagi yang lainnya," jelasnya kepada kontributor pada sebuah acara trah, Senin (26/06/2017) siang.
    Supriyo, A.Md (Kepala Desa Karangmojo) menambahkan, " Pertemuan rutin digelar tiap satu tahun sekali, bertepatan dengan Lebaran hari kedua, dengan lokasi bergantian. Dan kebetulan kesempatan ini bertempat di kediaman Bapak Tukiyar, mertua dari Ibu Yulianti (Sekdes Gedangrejo)." disela-sela acara.
    Tak dapat dipungkiri, pertemuan trah memang sangat berguna bagi kita untuk saling mengenal saudara satu silsilah. Maka dari itu kegiatan ini perlu dilestarikan supaya tidak punah dan tidak dilupakan anak cucu kita.
    Sumber : 
  • Selamat Datang Keluarga Besar Trah Reso Sentono

    Suasana Makan Bersama Arisan Trah 1439 H

    Habis Makan Langsung Renang